Informasi Seputar Kabel Listrik yang Harus Kamu Ketahui

Listrik sudah menjadi kebutuhan hidup manusia sehari-hari. Adanya listrik, hampir semua pekerjaan manusia dapat teratasi dengan baik. Adanya listrik tidak terlepas dari yang namanya Kabel Listrik. Komponen ini tak lain merupakan sejumlah kawat dari tembaga yang kemudian dilapisi isolator dari plastik.

Pemilihan kabel sendiri perlu kamu perhatikan beberapa faktor pentingnya. Hal ini mencakup warna kabel, label informasi, dan juga aplikasinya. Informasi yang ada pada kabel memuat informasi penting yang bersangkutan dengan penggunaannya. Adapun informasi yang terdapat pada kabel yakni sebagai berikut.

Kabel Listrik

Seputar Info Penting pada Kabel

Jenis Ukuran Kabel

Terdapat ukuran standar kabel berdasarkan ukuran American Wire Gauge (AWG), ukuran kabel adalah 8, 10, 12, 14, 16 dan lain-lainnya. Artinya angka tersebut menunjukkan diameter pada wire kabel. Jika angka yang tertera pada kabel makin besar, maka artinya diameter wirenya semakin kecil. Di masyarakat, ukuran kabel tidak menganut AWG, melainkan dengan satuan luas mm persegi.

Tegangan Nominal

Setiap kabel yang nantinya akan terhubung dengan listrik, pastinya memiliki tegangan tersendiri. Tegangan ini termuat pada operasional wire kabel, misalnya berukuran 450/750V. Ini artinya tegangan nominal pada wire kabel adalah sekitar 450V hingga 750V.

Kode Bahan dan Jumlah Wire

Kode yang sering ditemui pada kabel ada beberapa macam, seperti NGA, NYM, NYMHY, NYY, dll. Dengan adanya kode, maka ini digunakan untuk mengetahui bahan konduktor maupun bahan isolator yang digunakan pada kabel. Selain itu, jumlah wire bisa diketahui dari jenis tunggal ataupun serabut.

Jenis-Jenis Kabel

Kabel sendiri yerdapat dalam berbagai jenis. Hal ini disesuaikan sesuai kebutuhan, baik kabel untuk penghantar arus listrik ataupun kabel untuk transmisi data. Berikut badalah berbagai jenis kabel dengan masing-masing fungsinya.

Kabel Jenis Berpasangan

Kabel ini tersusun dari 2 konduktor yang disekat menjadi 2 oleh isolatornya. Penggunaan kabel ini cocok untuk listrik dengtan frekuensi rendah. Sehingga kabel ini terdiri dari penghantar arus listrik AC dan arus listrik DC. Kabel berpasangan biasanya digunakan untuk penggunaan stopkontak.

Kabel Twin Lead

Kabel ini terdiri dari dua konduktor yang bentuknya mirip pita. Kabel ini digunakan sebagai transmisi yang menghubungkan antara antena dengan receiver, sehingga cocok untuk penggunaan pada TV dan radio.

Kabel Shielded Twin Lead

Jenis kabel ini mirip dengan kabel berpasangan. Bedanya pada bagian dalam kabel shielded twin lead ini dilapisi dengan logam tipis yang terhubung ke bagian wire konduktor ground. Lapisan logam dalam kabel ini berfungsi untuk melindungi kabel dari magnet agar terhindar dari gangguan lain yang berdampak pada sinyal noise.

Kabel Multi Konduktor

Kabel ini terdiri dari konduktor dengan lapisan isolator yang berwarna-warni secara individual. Yang mana pengunaannya paling sering digunakan.  Kabel multi konduktor ini digunakan sebagai penghantar listrik untuk peralatan rumah tangga dan instalasi listrik rumah lainnya.

Jenis Kabel Koaksial

Jika kamu ingin memasang kabel dengan frekuensi tinggi, maka kabel ini adalah pilihan tepat. Kabel ini terdiri dari 2 konduktor, yakni berupa konduktor tunggal yang dikelilingi dengan konduktor yang letaknya di rongga luar yang kemudian dipisahkan dengan isolator.

Kabel ini digunakan sebagai transmisi yang tidak menghasilkan medan magnet. Sehingga kabel koaksial ini cocok untuk mentransmisikan sinyal dengan frekuensi tinggi.Sekian info menarik perihal kabel listrik yang harus kamu ketahui.

About the author: admin

Related Posts